KABUPATEN SEMARANG | KabarSatu.id – Ajakan untuk bertemu dan ngopi berujung pada dugaan penganiayaan yang dialami Aldi Fernando alias Nando (21), warga Lingkungan Berokan RT 04 RW 06, Kelurahan Bawen, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang.
Nando kini telah kembali ke rumah setelah menjalani perawatan selama lima hari di rumah sakit. Namun, rasa sakit akibat luka yang dialaminya masih dirasakan hingga sekarang.
Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (7/8/2026) malam.
Saat itu, Nando sedang berada di kawasan Ngasem, Desa Jetis, Kecamatan Bandungan.
Ia kemudian mendapat pesan WhatsApp dari Steven yang menanyakan keberadaannya dan meminta Nando mengirimkan lokasi.
Baca Juga: Pertalite Tak Dibatasi untuk Motor, Mobil Jadi Sasaran
Setelah lokasi dibagikan, Nando kemudian dijemput menggunakan mobil Grand Max berwarna putih. Ia mengaku mendapat informasi bahwa dirinya akan diajak ngopi.
Sesampainya di dalam mobil, Nando mendapati sekitar tujuh orang yang dikenalnya.
Beberapa di antaranya merupakan warga yang tinggal di lingkungan Berokan.
Namun, situasi berubah ketika kendaraan mulai berjalan.
Menurut pengakuan Nando, FU (20), yang juga tetangganya, tiba-tiba melakukan pemukulan terhadap dirinya menggunakan knalpot sepeda motor.
“Saya dipukul berkali-kali menggunakan knalpot. Ada yang hendak melerai, tetapi justru mendapat ancaman,” ungkap Nando saat ditemui di rumahnya, Jumat (14/8/2026).
Baca Juga: Tak Biasa, 6 Rescuer Bentangkan Bendera 250 Meter Persegi di Tebing Djaro
Akibat dugaan penganiayaan tersebut, Nando mengalami luka pada bagian kepala hingga mengeluarkan darah.
Ia juga mengalami sejumlah luka pada bagian tubuh lainnya.
Artikel Terkait
UNNES Mulai Bangun GOR Bulu Tangkis dan Fasilitas Kampus
Pemprov Jateng Perkuat Ekonomi Warga Minggarharjo Lewat Program Desa Dampingan
97 Tim Pelajar Demak Adu Kreativitas, Video AI Jadi Media Kampanye Antikriminalitas