Jumat, 21 Agustus 2026

Hari Jadi Jateng ke-81 Dimeriahkan Pameran UMKM, Produk Lokal Unjuk Kualitas

Photo Author
Mualim Ks, KabarSatu.id
- Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:26 WIB
Ahmad Luthfi meninjau stand UMKM di halaman Kantor Gubernur Jateng. (Kabarsatu.id / Humas Jateng )
Ahmad Luthfi meninjau stand UMKM di halaman Kantor Gubernur Jateng. (Kabarsatu.id / Humas Jateng )

SEMARANG | KabarSatu.id – Perayaan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Tengah tidak hanya menghadirkan kegiatan seremonial.

Halaman Kantor Gubernur dan DPRD Jawa Tengah turut menjadi pusat aktivitas ekonomi dengan digelarnya pameran UMKM pada 20-22 Agustus 2026.

Lebih dari 100 stan menghadirkan beragam produk usaha dari berbagai wilayah.

Produk yang ditawarkan cukup beragam, antara lain kuliner, fesyen, kerajinan, makanan dan minuman, serta berbagai hasil kreativitas pelaku usaha.

Peserta pameran tidak hanya berasal dari Jawa Tengah. Sejumlah UMKM dari Jawa Timur, Sumatera Barat, Banten, dan Lampung juga ikut memeriahkan kegiatan tersebut.

Baca Juga: Truk Boks Hantam Truk di Tol Batang-Semarang, 1 Tewas

Kehadiran berbagai pelaku usaha dalam satu lokasi memberikan peluang bagi UMKM untuk memperkenalkan produk sekaligus membangun koneksi bisnis.

Bagi masyarakat, kegiatan itu menjadi kesempatan untuk menemukan produk khas dari berbagai daerah tanpa perlu bepergian ke daerah asalnya.

Pameran juga melibatkan sejumlah unsur lain, seperti Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Jateng, BUMD dan BUMN, perusahaan swasta, lembaga terkait, serta provinsi mitra kerja sama Jawa Tengah.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan bahwa UMKM menjadi bagian penting dari kekuatan ekonomi daerah.

Baca Juga: PT Timah Kembali Beli Timah Rakyat, Berlaku Sementara

Jumlahnya yang hampir mencapai 4,8 juta unit menunjukkan besarnya potensi ekonomi berbasis masyarakat di Jawa Tengah.

Namun, menurut Luthfi, jumlah tersebut harus dibarengi dengan peningkatan kapasitas pelaku usaha.

Pemerintah terus mendorong pembinaan yang mencakup permodalan, pemasaran, kualitas produk, hingga pengemasan.

“Kami ingin mereka bisa berdaya guna sehingga ekonomi kerakyatan bisa berkembang. Ini bagian dari pengembangan ekonomi berbasis desa dan kota,” ujar Luthfi saat meninjau pameran, Kamis (20/8/2026).

Halaman:

Editor: Mualim Ks

Tags

Artikel Terkait

Terkini

MUI Kota Probolinggo Dorong Jurnal Jadi Motor Literasi

Minggu, 16 Agustus 2026 | 12:39 WIB

Gempa M7,7 NTT Tewaskan 47 Warga, Ratusan Rumah Rusak

Minggu, 16 Agustus 2026 | 06:05 WIB
X