Jumat, 21 Agustus 2026

Sapa Daerah Ombudsman Jateng Diuji di Cilacap, Aduan Warga Didorong Lebih Cepat Ditangani

Photo Author
Mualim Ks, KabarSatu.id
- Minggu, 16 Agustus 2026 | 15:47 WIB
Sapa Daerah Ombudsman Jateng Diuji di Cilacap. (KabarSatu.id/ foto: Ombudsman Jateng)
Sapa Daerah Ombudsman Jateng Diuji di Cilacap. (KabarSatu.id/ foto: Ombudsman Jateng)

CILACAP | KabarSatu.id - Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Jawa Tengah mengambil langkah baru untuk memperkuat pengawasan pelayanan publik di daerah.

Melalui inovasi “Sapa Daerah”, masyarakat di Kabupaten Cilacap didorong lebih mudah menyampaikan berbagai persoalan yang mereka temui saat mengakses layanan pemerintah maupun fasilitas publik.

Program tersebut sekaligus menjadi upaya Ombudsman membangun pola pengawasan yang lebih dekat dengan masyarakat.

Warga sebagai penerima layanan dinilai memiliki posisi penting dalam mengidentifikasi persoalan, termasuk layanan yang berpotensi mengarah pada maladministrasi.

Keluhan masyarakat diharapkan tidak hanya berhenti sebagai laporan, tetapi dapat menjadi bahan evaluasi bagi penyelenggara pelayanan.

Baca Juga: ECRL Dikebut, Malaysia Bidik Operasi Desember 2026

Dengan begitu, persoalan yang muncul dapat diketahui lebih awal dan segera mendapatkan penyelesaian.

Kepala Perwakilan Ombudsman RI Jawa Tengah, Siti Farida, menyerahkan inovasi Sapa Daerah kepada Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Cilacap pada Jumat (14/8/2026).

Untuk tahap awal, program tersebut diterapkan di Mal Pelayanan Publik Kabupaten Cilacap dan RSUD Cilacap.

Kedua instansi itu menjadi lokasi percontohan karena memiliki jenis pelayanan yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat.

Mal Pelayanan Publik menyediakan berbagai layanan administrasi dan perizinan, sedangkan RSUD memberikan pelayanan kesehatan yang menjadi kebutuhan mendasar warga.

Baca Juga: ICCN Dorong Bengkalis Hidupkan Kawasan Sejarah Lewat Kreativitas

Siti Farida menjelaskan, Sapa Daerah diharapkan mampu memperpendek jarak antara masyarakat yang mengalami kendala dengan instansi yang bertanggung jawab memberikan pelayanan.

Menurutnya, semakin cepat sebuah persoalan diketahui, semakin besar peluang masalah tersebut diselesaikan sebelum berkembang menjadi persoalan yang lebih kompleks.

“Informasi dari masyarakat sangat penting untuk membantu penyelenggara mengetahui persoalan di lapangan. Harapannya, setiap kendala dapat segera direspons dan diselesaikan,” ujar Siti Farida.

Halaman:

Editor: Mualim Ks

Tags

Artikel Terkait

Terkini

MUI Kota Probolinggo Dorong Jurnal Jadi Motor Literasi

Minggu, 16 Agustus 2026 | 12:39 WIB

Gempa M7,7 NTT Tewaskan 47 Warga, Ratusan Rumah Rusak

Minggu, 16 Agustus 2026 | 06:05 WIB
X