Jumat, 21 Agustus 2026

Jateng Pacu Pemerataan Energi Terbarukan, Gus Yasin Soroti Investasi dan Lingkungan

Photo Author
Mualim Ks, KabarSatu.id
- Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:56 WIB
Taj Yasin memberikan sambutan dalam kegiatan Sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Semarang. (Kabarsatu.id / Humas Jateng )
Taj Yasin memberikan sambutan dalam kegiatan Sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Semarang. (Kabarsatu.id / Humas Jateng )

SEMARANG | KabarSatu.id – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendorong pemanfaatan energi baru dan terbarukan (EBT) agar semakin merata di berbagai daerah.

Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat ketahanan energi sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengatakan, pengembangan EBT harus menjadi bagian dari strategi pembangunan daerah.

Pertumbuhan investasi dan industri perlu didukung ketersediaan energi yang berkelanjutan, namun tetap memperhatikan kelestarian lingkungan serta kehidupan masyarakat.

Baca Juga: Krisis Air di Kemitir Berlanjut, Polres Semarang Salurkan 60 Ribu Liter Air Bersih

Hal tersebut disampaikan Taj Yasin saat mewakili Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dalam Sosialisasi 4 Pilar MPR RI bertema Penguatan Ketahanan Energi Nasional: Menjawab Tantangan Saat Ini dan Masa Depan di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Rabu (12/8/2026).

Menurut Gus Yasin, Jawa Tengah mempunyai peluang besar untuk mengembangkan berbagai sumber energi terbarukan.

Meski demikian, pembangunan sektor energi harus diarahkan agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat, khususnya mereka yang berada di sekitar lokasi pengembangan energi maupun kawasan industri.

“Kami butuh energi terbarukan itu benar-benar bisa merata di Jawa Tengah. Kita butuh ekosistem di Jawa Tengah tumbuh tapi tidak merusak lingkungan,” ujarnya.

Jawa Tengah memiliki sejumlah potensi EBT, mulai dari tenaga surya, panas bumi, energi air, biomassa hingga biogas.

Baca Juga: Polisi Pemalang Bekali Pelajar Agar Bijak Gunakan AI

Pada 2025, bauran energi terbarukan di Jawa Tengah tercatat mencapai 22,33 persen. Angka tersebut telah melampaui target dalam Rencana Umum Energi Daerah (RUED) Jawa Tengah sebesar 21,32 persen.

Capaian tersebut menjadi pijakan bagi Pemprov Jateng untuk memperluas pemanfaatan energi bersih.

Pengembangan PLTS, PLTS terapung, pembangkit panas bumi, PLTM dan PLTMH, serta energi yang bersumber dari limbah dan biomassa terus didorong.

Pemanfaatan energi lokal juga diarahkan untuk mendukung kebutuhan masyarakat.

Halaman:

Editor: Mualim Ks

Tags

Artikel Terkait

Terkini

MUI Kota Probolinggo Dorong Jurnal Jadi Motor Literasi

Minggu, 16 Agustus 2026 | 12:39 WIB

Gempa M7,7 NTT Tewaskan 47 Warga, Ratusan Rumah Rusak

Minggu, 16 Agustus 2026 | 06:05 WIB
X