Jumat, 21 Agustus 2026

Gugup di Tangga Istana, Paskibraka Papua Neeltje Berubah Jadi Bangga

Photo Author
N. Rochman, KabarSatu.id
- Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:05 WIB
Anggota Paskibraka Nasional 2026 berjalan dalam formasi saat menjalankan tugas pada rangkaian Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8). (KabarSatu.id/ Bakom RI)
Anggota Paskibraka Nasional 2026 berjalan dalam formasi saat menjalankan tugas pada rangkaian Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8). (KabarSatu.id/ Bakom RI)

JAKARTA, KabarSatu.id - Langkah Paskibraka Neeltje Deliana Insjowi Werimon di tangga Istana Merdeka, Senin (17/8) sore, sempat dibayangi rasa gugup.

Siswi SMA Negeri 8 Kota Jayapura, Papua, itu membawa baki untuk menyerahkan kembali Sang Merah Putih kepada Presiden RI Prabowo Subianto dalam Upacara Penurunan Bendera Sang Merah Putih.

Sesaat, perhatian tertuju kepadanya. Satu per satu anak tangga dinaiki Neeltje dengan langkah pelan. Di pundaknya ada tugas yang telah dipersiapkan melalui latihan panjang.

Namun, rasa gugup itu tak menghalanginya menuntaskan tugas.

“Pertama gugup sekali harus melakukan tugas yang sangat berat ini. Tetapi di sisi lain juga excited karena bisa melakukan pengibaran di Istana Negara dan juga bertemu dengan Bapak Presiden,” ujar Neeltje usai menjalankan tugasnya, dikutip dari Press Release Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Senin (17/8).

Baca Juga: Polda Jatim Kirim Logistik dan Personel untuk Bantu Warga Terdampak Bencana NTT

Sebulan Berlatih, Satu Momen yang Tak Terlupakan

Bagi Neeltje, tugas sebagai Paskibraka bukan sekadar menjalankan prosesi kenegaraan. Ada proses panjang yang harus dilewati sebelum sampai pada momen di Istana Merdeka.

Selama kurang lebih satu bulan, Neeltje bersama anggota Paskibraka lainnya menjalani pembekalan serta latihan fisik dan mental setiap hari.

Latihan yang berat justru membuat mereka semakin dekat. Rekan-rekan yang awalnya datang dari berbagai daerah berubah menjadi teman yang melewati perjuangan bersama.

Karena itu, ketika seluruh rangkaian Puncak Peringatan HUT ke-81 RI berakhir, muncul perasaan lega sekaligus haru.

“Tugas itu selesai, dan kita juga merasa sangat lega,” kata Neeltje.

Di balik kelegaan tersebut, ada kesedihan karena kebersamaan dengan anggota Paskibraka lainnya juga harus berakhir.

Baca Juga: PAN Gresik Didorong Perkuat Suara dan Kursi Jelang Pemilu 2029

Dari Papua Membawa Mimpi

Pengalaman menjadi bagian dari Paskibraka pada peringatan kemerdekaan tahun ini menjadi bekal penting bagi Neeltje.

Ia memandang momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI sebagai waktu untuk kembali mengenang jasa para pahlawan yang telah berjuang merebut kemerdekaan.

Halaman:

Editor: Moh Wahyu Hamijaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

MUI Kota Probolinggo Dorong Jurnal Jadi Motor Literasi

Minggu, 16 Agustus 2026 | 12:39 WIB

Gempa M7,7 NTT Tewaskan 47 Warga, Ratusan Rumah Rusak

Minggu, 16 Agustus 2026 | 06:05 WIB
X