Jumat, 21 Agustus 2026

Gempa M7,7 NTT Tewaskan 47 Warga, Ratusan Rumah Rusak

Photo Author
Haryanto Mega, KabarSatu.id
- Minggu, 16 Agustus 2026 | 06:05 WIB
Petugas gabungan dari unsur TNI dan KSOP melakukan pengecekan di area fasilitas yang mengalami kerusakan akibat gempa bumi magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT). (KabarSatu.id/ dok. BNPB)
Petugas gabungan dari unsur TNI dan KSOP melakukan pengecekan di area fasilitas yang mengalami kerusakan akibat gempa bumi magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT). (KabarSatu.id/ dok. BNPB)

JAKARTA, KabarSatu.id - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) menelan korban jiwa. Hingga Sabtu (15/8/2026) sore, BNPB mencatat 47 warga meninggal dunia dan ratusan rumah mengalami kerusakan.

Data tersebut merupakan hasil kaji cepat petugas gabungan yang masih berlangsung di sejumlah wilayah terdampak. Berdasarkan pembaruan BNPB pada Sabtu pukul 18.48 WIB, korban meninggal tersebar di lima kabupaten.

Kabupaten Manggarai menjadi wilayah dengan jumlah korban terbanyak, yakni 24 orang. Disusul Manggarai Timur 17 orang, Sikka tiga orang, Ngada satu orang dan Ende satu orang.

Selain korban meninggal, petugas gabungan juga masih melakukan evakuasi serta memberikan perawatan medis kepada warga yang mengalami luka-luka.

Ratusan Rumah dan Fasilitas Umum Rusak

Dampak gempa tidak hanya menimbulkan korban jiwa. BNPB mencatat sedikitnya **346 rumah mengalami kerusakan** berdasarkan data sementara hingga Sabtu pukul 17.00 WIB.

Rinciannya, 157 rumah rusak berat, 41 rumah rusak sedang dan 148 rumah rusak ringan.

Kerusakan juga melanda sejumlah fasilitas publik. BNPB mencatat 87 fasilitas pendidikan terdampak, 18 fasilitas kesehatan, lima tempat ibadah dan enam kantor.

Sejumlah fasilitas umum lainnya juga dilaporkan mengalami kerusakan. Data tersebut masih dapat berubah seiring proses pendataan dan verifikasi di lapangan.

Baca Juga: TNI Kerahkan Hercules dan KRI, Gempa NTT Telan 14 Korban

BNPB Kerahkan 50 Ribu Paket Bantuan

Penanganan pascagempa terus dilakukan. BNPB mulai mengirimkan bantuan pangan dan nonpangan ke sejumlah wilayah terdampak.

Sebagian bantuan dikerahkan melalui gudang logistik BNPB yang berada di Kabupaten Flores Timur, NTT.

Dari Jakarta, bantuan juga diberangkatkan melalui Baseops TNI AU Halim Perdanakusuma. Total bantuan yang disiapkan mencapai 50 ribu paket dengan berat sekitar 275 ton.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 10.500 paket telah tiba di Baseops. Bantuan itu berasal dari Sekretaris Kabinet.

Pengiriman bantuan menjadi bagian dari upaya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak sekaligus mendukung penanganan darurat di lapangan.

Baca Juga: Akishino Pilih Bungkam soal UU Kekaisaran yang Baru Direvisi

Halaman:

Editor: Haryanto Mega

Tags

Artikel Terkait

Terkini

MUI Kota Probolinggo Dorong Jurnal Jadi Motor Literasi

Minggu, 16 Agustus 2026 | 12:39 WIB

Gempa M7,7 NTT Tewaskan 47 Warga, Ratusan Rumah Rusak

Minggu, 16 Agustus 2026 | 06:05 WIB
X