Jumat, 21 Agustus 2026

TNI Kerahkan Hercules dan KRI, Gempa NTT Telan 14 Korban

Photo Author
Slamet Ks, KabarSatu.id
- Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:05 WIB
Penanganan warga terdampak gempa Nusa Tenggara Timur (NTT). Personel TNI bersama tenaga kesehatan dan relawan membantu pelayanan serta distribusi bantuan kepada masyarakat di lokasi terdampak bencana. (KabarSatu.id/ foto: Puspen TNI)
Penanganan warga terdampak gempa Nusa Tenggara Timur (NTT). Personel TNI bersama tenaga kesehatan dan relawan membantu pelayanan serta distribusi bantuan kepada masyarakat di lokasi terdampak bencana. (KabarSatu.id/ foto: Puspen TNI)

JAKARTA, KabarSatu.id - Penanganan warga terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) diperkuat dengan pengerahan personel dan sarana militer.

Tentara Nasional Indonesia (TNI) menyiapkan pesawat Hercules dan kapal perang Republik Indonesia (KRI) untuk mendukung evakuasi, mobilisasi personel, hingga distribusi logistik ke wilayah terdampak.

“TNI mengerahkan Hercules dan KRI untuk membantu penanganan bencana serta mendukung kebutuhan masyarakat terdampak,” kata Kapuspen TNI Mayjen TNI Muhammad Nas dalam keterangan tertulis, dikutip KabarSatu.id, Sabtu (15/8).

Personel Bergerak ke Sejumlah Wilayah

Prajurit TNI yang saat ini diterjunkan berasal dari Kodim 1603/Sikka, Kodim 1612/Manggarai, Kodim 1602/Ende, serta Yonif Teritorial Pembangunan (Yon TP) 834/Wakanga Mere.

Mereka dikerahkan untuk membantu proses evakuasi dan penanganan masyarakat yang terdampak gempa.

Menurut Nas, penggunaan Hercules dan KRI akan disesuaikan dengan kebutuhan serta perkembangan kondisi di lapangan.

TNI juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, Polri, BNPB, BPBD, Basarnas, dan sejumlah instansi terkait agar penanganan bencana berlangsung cepat dan terpadu.

Baca Juga: Gempa 7,7 SR Guncang NTT, Pemerintah Utamakan Evakuasi Warga

Korban Jiwa Capai 14 Orang

Data BNPB hingga Sabtu pukul 12.30 WIB mencatat 14 orang meninggal dunia akibat gempa.

Rinciannya, enam korban berasal dari Kabupaten Manggarai, lima dari Kabupaten Manggarai Timur, dan tiga dari Kabupaten Sikka.

Selain korban meninggal, dua warga dilaporkan mengalami luka berat dan 11 lainnya luka ringan.

Sekitar lima kepala keluarga terdampak, sementara sekitar 2.000 warga mengungsi maupun melakukan evakuasi secara mandiri.

Manggarai Jadi Wilayah Paling Terdampak

Kerusakan bangunan juga dilaporkan terjadi di sejumlah daerah.

BNPB mencatat 54 rumah rusak berat, sembilan rumah rusak sedang, dan 11 rumah rusak ringan.

Kerusakan turut menimpa lima fasilitas kesehatan, satu fasilitas pendidikan, satu gudang Bulog, tiga fasilitas ibadah, serta enam kantor pemerintahan.

Halaman:

Editor: Slamet Ks

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PT Timah Kembali Beli Timah Rakyat, Berlaku Sementara

Kamis, 20 Agustus 2026 | 05:05 WIB

KSPSI dan UT Buka Jalan Buruh Raih Gelar Sarjana

Selasa, 11 Agustus 2026 | 14:37 WIB
X