Jumat, 21 Agustus 2026

Tari Kelana Lengger Banyumasan Memukau di Istana Merdeka di HUT ke-81 RI

Photo Author
Moh Wahyu Hamijaya, KabarSatu.id
- Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:06 WIB
Penari membawakan Tari Kelana Lengger Banyumasan dalam rangkaian pertunjukan seni menjelang Upacara Penurunan Bendera Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8/2026). (KabarSatu.id/ foto: tim kontributor)
Penari membawakan Tari Kelana Lengger Banyumasan dalam rangkaian pertunjukan seni menjelang Upacara Penurunan Bendera Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8/2026). (KabarSatu.id/ foto: tim kontributor)

JAKARTA, KabarSatu.id - Tari Kelana Lengger Banyumasan mencuri perhatian saat tampil di Istana Merdeka, Jakarta, menjelang Upacara Penurunan Bendera Merah Putih dalam rangka peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia.

Sebanyak 125 seniman Banyumas terlibat dalam rangkaian penampilan peringatan HUT ke-81 RI tersebut, dengan sekitar 100 penari menjadi bagian utama pertunjukan.

Mereka datang dari kalangan pelajar SMA hingga seniman dewasa, membawa satu pesan yakni, tradisi Banyumas tetap hidup dan mampu berdiri di panggung kenegaraan.

Di bawah arahan maestro Lengger Banyumas, Rianto, Tari Kelana Lengger mengangkat kisah perjalanan seni tradisi tersebut dari masa ke masa.

Gerak tari, musik khas Banyumasan, serta balutan kostum tradisional yang megah dipadukan menjadi pertunjukan yang dinamis dan penuh energi.

Penampilan di Istana Merdeka itu bukan sekadar pertunjukan seni. Lengger dibawa sebagai representasi perjalanan budaya Banyumas yang terus beradaptasi tanpa kehilangan akar tradisinya.

“Ini menjadi kebanggaan bagi Banyumas. Lengger bukan hanya tarian, tetapi cerminan jati diri dan semangat gotong royong masyarakat Banyumas yang kini bisa ditampilkan di Istana Negara,” ujar Junaedi, Plt Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Banyumas, dikutip KabarSatu.id, Rabu (19/8).

Baca Juga: Innova Terbakar Usai Masuk Parit di JLS Salatiga, Pengemudi Selamat

Dari Banyumas ke Panggung Negara

Kontingen seni Banyumas turut dikawal Junaedi, bersama Amy selaku Kabid Kebudayaan, dan Kusmanto selaku Kabid Pariwisata.

Rianto yang memimpin langsung proses latihan juga memiliki peran strategis dalam pengembangan ekosistem ekonomi kreatif Banyumas.

Ia tercatat sebagai Ketua Komite Ekonomi Kreatif Kabupaten Banyumas.

Sorak dan tepuk tangan penonton saat mengiringi penampilan tarian tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa seni pertunjukan daerah memiliki ruang penting dalam perayaan kemerdekaan di tingkat nasional.

Bagi Banyumas, tampilnya Lengger di panggung negara menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kekayaan budaya lokal kepada masyarakat yang lebih luas.

Seni tradisi tidak hanya dipertahankan sebagai warisan, tetapi juga dikembangkan sebagai kekuatan ekonomi kreatif.

Baca Juga: Tito Karnavian Puji Penanganan Gempa di Sikka, Data Pengungsi Dinilai Lengkap

Halaman:

Editor: Moh Wahyu Hamijaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Iko Uwais Muncul di Balik Momen Jackie Chan di Harbin

Minggu, 16 Agustus 2026 | 13:50 WIB

BAZNAS Semarang Meriahkan HUT RI dengan Jalan Sehat

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:44 WIB
X