Lengger dan Masa Depan Ekonomi Kreatif
Kehadiran Komite Ekonomi Kreatif Banyumas juga menjadi bagian dari jejaring Indonesia Creative Cities Network (ICCN), sebuah jejaring kota kreatif yang berperan dalam pengembangan ekosistem kota kreatif dan ekonomi kreatif di Indonesia.
Ekonomi kreatif bertumpu pada ide, pengetahuan, budaya, serta warisan leluhur.
Di dalamnya terdapat berbagai subsektor, antara lain fotografi, film, animasi, musik, arsitektur hingga seni pertunjukan.
Dalam konteks tersebut, Lengger memiliki posisi penting. Bukan hanya identitas budaya Banyumas, tetapi juga bagian dari potensi ekonomi kreatif yang dapat dikembangkan melalui pertunjukan, regenerasi seniman, promosi budaya, hingga penguatan destinasi wisata.
Penampilan Tari Kelana Lengger Banyumasan di Istana Merdeka pun menjadi penanda bahwa seni tradisi daerah dapat hadir di ruang nasional dengan wajah yang tetap berakar pada budaya lokal.
Dari momentum ini, Banyumas tidak sekadar membawa tari ke panggung negara.
Bersama para senimannya, Banyumas membawa cerita tentang tradisi yang terus bergerak, tumbuh, dan menemukan panggung baru di tengah perubahan zaman.
Artikel Terkait
Tiket Semarang Zoo Cuma Rp10 Ribu, Warga Semarang Bisa Liburan Sampai Akhir Tahun