Jumat, 21 Agustus 2026

Hari Gajah Sedunia, Semarang Zoo Titip Pesan Lewat Zella

Photo Author
N. Rochman, KabarSatu.id
- Jumat, 14 Agustus 2026 | 02:00 WIB
Pengunjung memberi makan Zella, gajah Sumatera di Semarang Zoo, dalam peringatan Hari Gajah Sedunia 2026. (KabarSatu.id/ foto: tim kontributor)
Pengunjung memberi makan Zella, gajah Sumatera di Semarang Zoo, dalam peringatan Hari Gajah Sedunia 2026. (KabarSatu.id/ foto: tim kontributor)

KOTA SEMARANG, KabarSatu.id - Hari Gajah Sedunia 2026 tidak sekadar dirayakan dengan atraksi satwa. Semarang Zoo menjadikannya sebagai momentum untuk menitipkan pesan konservasi kepada masyarakat.

Peringatan yang berlangsung Rabu (12/8/2026) itu diisi dengan foto bersama Zella, gajah Sumatera koleksi Semarang Zoo, serta tumpengan buah sebagai bentuk apresiasi sekaligus kepedulian terhadap satwa.

Direktur PT Taman Satwa Semarang atau Semarang Zoo, Bimo Wahyu Widodo Dasir Santoso, mengatakan gajah tidak semestinya dipandang hanya sebagai satwa yang menarik untuk disaksikan.

Menurutnya, gajah Sumatera merupakan bagian penting dari kekayaan hayati Indonesia yang keberlangsungannya perlu dijaga bersama.

“Gajah Sumatra ini merupakan salah satu dari sekian banyaknya keanekaragaman hayati di Indonesia yang harus dijaga kelestariannya. Jangan sampai generasi mendatang hanya melihat foto dan videonya saja,” kata Bimo dalam keterangan resminya, dikutip KabarSatu.id, Kamis (13/8).

Baca Juga: BKN Luruskan Data 2.722 ASN, Hanya 384 Orang yang Benar-Benar Keluar

Bukan Sekadar Menjaga Satwa

Bimo menjelaskan, keberadaan gajah Sumatera di alam menghadapi berbagai tekanan. Penyusutan dan fragmentasi habitat, konflik manusia dengan satwa, hingga ancaman terhadap populasi liar membuat konservasi gajah membutuhkan perhatian banyak pihak.

Karena itu, menurut dia, menjaga gajah tidak cukup hanya dengan melindungi satwanya.

Habitat, ekosistem, dan ruang hidup gajah juga harus menjadi bagian dari upaya konservasi.

“Menjaga gajah tidak cukup hanya dengan melindungi satwanya, tetapi juga berarti menjaga habitat, ekosistem, serta ruang hidup yang menjadi bagian penting dari keberlangsungan mereka,” ujarnya.

Semarang Zoo juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Kota Semarang, pengunjung, serta para pecinta satwa yang selama ini ikut memberikan perhatian terhadap perkembangan kebun binatang tersebut.

Bagi Bimo, kebun binatang memiliki fungsi yang lebih luas dari sekadar tempat rekreasi.

Edukasi, pengenalan satwa, peningkatan kepedulian publik, hingga dukungan terhadap pelestarian keanekaragaman hayati menjadi bagian dari peran lembaga konservasi.

Baca Juga: 1.900 Pegawai Kemensos Terindikasi Judi Online

Zella, Gajah yang Bisa Melukis

Di tengah pesan konservasi tersebut, Zella menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi pengunjung Semarang Zoo.

Halaman:

Editor: Moh Wahyu Hamijaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Iko Uwais Muncul di Balik Momen Jackie Chan di Harbin

Minggu, 16 Agustus 2026 | 13:50 WIB

BAZNAS Semarang Meriahkan HUT RI dengan Jalan Sehat

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:44 WIB
X