Jumat, 21 Agustus 2026

KKN Unwahas Gandeng BAZNAS Kendal Layani Cek Sehat Gratis

Photo Author
N. Rochman, KabarSatu.id
- Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:58 WIB
Kegiatan yang digelar bekerja sama dengan Rumah Sehat BAZNAS Kendal itu berlangsung di Balai Desa Payung, Sabtu (15/8/2026). (KabarSatu.id/ dok Unwahas)
Kegiatan yang digelar bekerja sama dengan Rumah Sehat BAZNAS Kendal itu berlangsung di Balai Desa Payung, Sabtu (15/8/2026). (KabarSatu.id/ dok Unwahas)

KENDAL, KabarSatu.id - Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Wahid Hasyim Semarang (Unwahas) tak berhenti pada program di lapangan. Di Desa Payung, Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal, mahasiswa KKN bersama Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unwahas menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga.

Kegiatan yang digelar bekerja sama dengan Rumah Sehat BAZNAS Kendal itu berlangsung di Balai Desa Payung, Sabtu (15/8/2026). Sejak pagi, warga dari berbagai kelompok usia berdatangan untuk memanfaatkan layanan kesehatan yang disediakan.

Mulai dari lansia, orang dewasa hingga anak-anak mendapat kesempatan menjalani pemeriksaan dasar tanpa dipungut biaya.

Dari Cek Tekanan Darah hingga Kolesterol

Pelayanan kesehatan dirancang dengan alur yang cukup lengkap. Warga terlebih dahulu melakukan pendaftaran, kemudian menjalani pemeriksaan fisik seperti penimbangan berat badan dan pengukuran tekanan darah.

Tim medis Rumah Sehat BAZNAS Kendal juga menyediakan pemeriksaan kadar gula darah, asam urat, hingga kolesterol.

Tak berhenti pada pemeriksaan, warga juga dapat berkonsultasi langsung dengan dokter mengenai pola hidup sehat dan langkah pencegahan penyakit menahun.

Sejumlah vitamin dan obat-obatan juga diberikan secara gratis sesuai kebutuhan warga.

Baca Juga: LHA SH Terate Bantah Narasi “Runtuh Total” Usai Perkara 217 Inkracht

Rektor Unwahas Turun Langsung

Kegiatan tersebut mendapat perhatian langsung dari Rektor Unwahas Prof. Dr. Ir. H. Helmy Purwanto, S.T., M.T., IPM. Ia hadir untuk memantau pelaksanaan salah satu program unggulan mahasiswa KKN di wilayah Kendal.

Turut hadir jajaran Pemerintah Kecamatan Weleri, perangkat Desa Payung, Ketua BAZNAS Kabupaten Kendal, tim medis Rumah Sehat BAZNAS Kendal, Ketua LPPM Unwahas, para Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), serta mahasiswa KKN Unwahas.

Dalam sambutannya, Prof. Helmy menegaskan bahwa KKN merupakan bagian penting dari proses pendidikan karena mahasiswa dituntut tidak hanya menguasai teori, tetapi juga memahami persoalan masyarakat secara langsung.

“Mahasiswa tidak cukup jika hanya belajar teori, tetapi juga perlu hadir, berinteraksi, memahami, dan sekaligus memberi manfaat kepada masyarakat,” kata Prof. Helmy melalui keterangan pers kepada KabarSatu.id, Sabtu (15/8).

Menurut Helmy, mahasiswa Unwahas harus memiliki kepekaan terhadap persoalan di lingkungan sekitar dan mampu ikut mencari solusi yang dibutuhkan masyarakat.

Baca Juga: Gempa 7,7 SR Guncang NTT, Pemerintah Utamakan Evakuasi Warga

Kampus Ingin Manfaat KKN Tak Berhenti

Ketua LPPM Unwahas, Dr. Agus Riyanto, S.IP., M.Si., mengapresiasi kolaborasi antara mahasiswa, kampus, dan BAZNAS Kendal dalam kegiatan tersebut.

Halaman:

Editor: Moh Wahyu Hamijaya

Artikel Terkait

Terkini

X