PEMALANG, KabarSatu.id - Kemampuan menggunakan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) kini menjadi bagian dari kehidupan pelajar. Namun, di balik manfaatnya, teknologi ini juga menyimpan risiko jika digunakan tanpa pemahaman yang tepat.
Mencegah penyalahgunaan AI di kalangan pelajar, Polres Pemalang menggelar sosialisasi program Paham AI di SMK Negeri 1 Pemalang, Rabu (12/8/2026).
Kegiatan tersebut diikuti 120 siswa yang terbagi dalam tiga laboratorium komputer. Peserta berasal dari sejumlah jurusan yang lekat dengan penggunaan teknologi, yakni Pemasaran atau Bisnis Digital, Desain Komunikasi Visual (DKV), serta Pengembangan Perangkat Lunak dan Gim (PPLG) atau Rekayasa Perangkat Lunak (RPL).
Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMKN 1 Pemalang, Nurul Fuadah, menyambut positif kegiatan tersebut. Menurutnya, pemahaman mengenai AI penting diberikan kepada remaja yang memiliki akses internet semakin luas.
“Kami sangat senang dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Polres Pemalang. Ini sangat positif dan mendukung kebutuhan kami, khususnya siswa usia remaja agar paham tentang AI,” kata Nurul Fuadah.
Ia berharap edukasi tersebut tidak berhenti pada satu kegiatan, tetapi dapat berlanjut melalui kerja sama antara sekolah dan Polres Pemalang.
Bagi siswa, materi yang diberikan juga dinilai relevan dengan kebutuhan pembelajaran dan dunia kerja.
Arandela, siswa kelas 12 jurusan Bisnis Digital, mengatakan sosialisasi tersebut memberikan pemahaman baru tentang penggunaan AI secara tepat.
“Menurut saya ini sangat bermanfaat, apalagi untuk saya sebagai siswa bisnis digital yang sehari-hari pakai teknologi,” ujarnya.
Sementara itu, Talita Zharani Aprilia, siswa kelas 12 jurusan DKV, mengibaratkan AI seperti pisau. Teknologi tersebut dapat memberikan manfaat apabila digunakan dengan benar, tetapi bisa menimbulkan dampak buruk jika disalahgunakan.
“AI bisa menjadi pisau. Ketika orang menggunakannya dengan baik maka akan memberikan manfaat positif, tetapi AI juga bisa melukai seseorang ketika tidak bisa menggunakannya dengan baik,” kata Talita.
Baca Juga: Pirolisis Diuji di Semarang, Sampah TPA Jatibarang Jadi Taruhan
Tiga Bekal Utama
Kapolres Pemalang AKBP Rendy Setia Permana melalui perwakilan Bagian Sumber Daya Manusia (SDM) Polres Pemalang, Iptu Prayitno, mengatakan program Paham AI memiliki tiga tujuan utama.
Pertama, memperkuat literasi digital pelajar. Kedua, meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko penggunaan teknologi. Ketiga, membekali generasi muda agar memahami cara kerja AI sekaligus mampu menggunakannya secara tepat.
Materi sosialisasi mencakup pemahaman dasar tentang AI, dampak positif dan negatif penggunaannya, hingga cara memanfaatkan teknologi tersebut secara aman, etis, dan bertanggung jawab.
Artikel Terkait
BRI Salatiga Buka Suara soal Dugaan Fraud, Oknum Pekerja Diproses Hukum dan PHK
Bank Jateng Salurkan Kredit Rp279,1 Miliar, UMKM hingga KPR Jadi Sasaran
Dugaan Penistaan di Sounds Project, Wamenag Buka Suara