Polres Pemalang juga mengingatkan pelajar mengenai bahaya penyebaran hoaks di tengah derasnya arus informasi digital.
“Selain itu juga dibahas bahaya penyebaran hoaks di era digital,” kata Iptu Prayitno.
Program edukasi ini dipastikan tidak berhenti di SMKN 1 Pemalang. Polres Pemalang berencana memperluas sosialisasi Paham AI ke berbagai sekolah menengah di Kabupaten Pemalang.
“Ke depan Polres Pemalang akan menjadwalkan sosialisasi serupa ke seluruh SMA dan SMK di wilayah Kabupaten Pemalang secara berkelanjutan,” ujar Iptu Prayitno.
Langkah tersebut diharapkan membuat pelajar tidak sekadar menjadi pengguna AI, tetapi juga mampu mengenali manfaat, risiko, serta batasan penggunaannya di ruang digital
Artikel Terkait
BRI Salatiga Buka Suara soal Dugaan Fraud, Oknum Pekerja Diproses Hukum dan PHK
Bank Jateng Salurkan Kredit Rp279,1 Miliar, UMKM hingga KPR Jadi Sasaran
Dugaan Penistaan di Sounds Project, Wamenag Buka Suara