KabarSatu.id - Bukan sekadar alat transportasi, sebuah lift yang menempel di tebing terjal di Tiongkok justru menjadi salah satu atraksi wisata paling spektakuler di dunia.
Lift Bailong di Taman Hutan Nasional Zhangjiajie, Provinsi Hunan, Tiongkok, resmi mendapat pengakuan Guinness World Records sebagai lift luar ruangan tertinggi di dunia.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara khusus sekaligus menandai keberhasilan pengembangan fasilitas lift yang berada di sisi tebing kuarsit tersebut.
Dilansir KabarSatu.id dari penulis Guinness World Records, Kevin Lynch, Lift Bailong memiliki ketinggian mencapai 326 meter atau sekitar 1.070 kaki.
Bagian atas konstruksi lift berada sekitar 171,4 meter di atas permukaan tanah dan dibangun langsung pada sisi tebing.
Keberadaannya bukan hanya memangkas waktu perjalanan wisatawan. Dari dalam lift, penumpang juga dapat menikmati pemandangan formasi monolit karst berukuran raksasa yang menjadi ciri khas Zhangjiajie.
Salah satu formasi batuan yang dapat terlihat dari kawasan tersebut dikenal dengan nama "Soldiers Gathering Together".
Baca Juga: Tutup E-Sports Kapolri Cup 2026, Sigit Ajak Gen Z Lawan Kejahatan di Dunia Digital
Naik ke Atas Tebing Hanya 92 Detik
Lift Bailong telah dibuka untuk umum sejak Mei 2002. Fasilitas ini terdiri atas tiga lift bertingkat ganda yang masing-masing memiliki kapasitas hingga 4.900 kilogram.
Perjalanan menuju bagian atas tebing kini hanya membutuhkan waktu sekitar 1 menit 32 detik.
Kecepatan tersebut menjadi bagian dari pengembangan fasilitas Lift Bailong. Peningkatan kemampuan lift turut menjadi sorotan dalam acara penyerahan sertifikat Guinness World Records.
Presiden Guinness World Records Greater China, Rowan Simons, turut hadir dalam acara tersebut.
Setelah menyerahkan sertifikat rekor dunia, Simons menyebut pencapaian Lift Bailong bukan hanya berkaitan dengan kecanggihan teknologi.
Menurutnya, fasilitas tersebut memberikan manfaat lebih luas bagi kawasan wisata dan lingkungan sekitarnya.
"Merupakan suatu kehormatan bagi kami untuk memverifikasi pencapaian luar biasa ini yang tidak hanya menyediakan transportasi yang nyaman bagi wisatawan yang berkunjung, tetapi juga menghemat waktu dalam penyediaan material untuk tempat-tempat wisata serta memaksimalkan perlindungan lingkungan alam setempat dan keseimbangan ekologis," kata Simons.
Artikel Terkait
Bupati Kebumen Cek Bedah Rumah, Bantuan Menyasar 24 Warga
Ajarkan Anak Pilah Sampah Sambil Bermain, Mahasiswa IPB University Kenalkan Program SIPILAH di Desa Teluk
Netanyahu Tolak Rencana Damai Trump untuk Gaza