Jumat, 21 Agustus 2026

Pelajar Demak Jadikan AI Senjata Lawan Kriminalitas

Photo Author
Slamet Ks, KabarSatu.id
- Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:22 WIB
Penyerahan hadiah pemenang Lomba Konten Kreator Video AI Pelajar Demak di Aula Wicaksana Laghawa Polres Demak, Jumat (14/8/2026). (KabarSatu.id/ foto: Polres Demak)
Penyerahan hadiah pemenang Lomba Konten Kreator Video AI Pelajar Demak di Aula Wicaksana Laghawa Polres Demak, Jumat (14/8/2026). (KabarSatu.id/ foto: Polres Demak)

DEMAK, KabarSatu.id - Kreativitas pelajar Kabupaten Demak dalam memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk menyampaikan pesan positif mendapat apresiasi melalui Lomba Konten Kreator Video AI Pelajar Demak bertema “Pelajar Demak Anti Kriminalitas”.

Dilansir KabarSatu.id dari kanal berita Pemkab Demak, tim CONTINUE#404 dari SMA Negeri 1 Demak berhasil meraih juara pertama melalui karya bertema “Anti Balap Liar”. Tim tersebut beranggotakan Rajwa Rafie Naufalandri, Azka Aulia F, dan Hayyik Nur Fitra.

Juara kedua diraih tim KICAU SMANDA dari SMA Negeri 2 Demak dengan karya “Anti Tawuran”. Sementara tim SUDIRA dari SMAN 1 Dempet menempati juara ketiga melalui karya bertema “Anti Pergaulan Bebas”.

Untuk kategori juara harapan, posisi pertama diraih tim KRIUKK dari SMK Garuda Nusantara Karangawen dengan tema “Anti Tawuran”.

Juara harapan kedua diraih tim TRIEL dari SMK NU Raudlatul Ulum dengan tema “Anti Judi”. Sedangkan juara harapan ketiga diraih tim MANU DEMAK IDOLAKU #1 dari MA NU Demak melalui tema “Anti Hoaks”.

Lomba tersebut diikuti 97 tim dengan total 291 pelajar dari berbagai sekolah di Kabupaten Demak.

Baca Juga: 19 Kasus CTEV di Demak Jadi Perhatian, Bhabinkamtibmas Diperintahkan Aktif Melakukan Tracing

AI Bukan Sekadar Teknologi

Kapolres Demak AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra mengatakan perkembangan AI perlu diimbangi dengan kemampuan literasi digital, kreativitas, etika, dan tanggung jawab.

“AI tidak cukup dipandang hanya sebagai kemajuan teknologi, tetapi perlu diarahkan menjadi instrumen strategis untuk memperkuat pendidikan, literasi digital, pencegahan kriminalitas, serta pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat,” kata Samel.

Menurutnya, pemanfaatan AI dalam lomba menjadi cara untuk membangun komunikasi yang lebih dekat dengan generasi muda. Pesan mengenai keamanan dan ketertiban masyarakat dikemas melalui media yang sesuai dengan perkembangan teknologi dan karakter pelajar.

Polres Demak juga telah menyiapkan sejumlah personel kompeten dan tersertifikasi sebagai trainer AI. Pelatihan pemanfaatan AI telah diberikan di sejumlah sekolah di Kabupaten Demak.

Baca Juga: PAN Gresik Didorong Perkuat Suara dan Kursi Jelang Pemilu 2029

Konten Digital Punya Pengaruh Besar

Para peserta didorong mengangkat berbagai persoalan yang dekat dengan kehidupan pelajar, mulai dari tawuran, perundungan, narkoba, judi online, kekerasan, balap liar hingga penyebaran hoaks.

Samel menilai konten digital memiliki pengaruh besar terhadap persepsi dan perilaku masyarakat, khususnya generasi muda.

“Di ruang digital saat ini, sebuah konten tidak sekadar menjadi sarana hiburan, tetapi mampu membentuk persepsi, memengaruhi sikap, bahkan mendorong perilaku,” ujarnya.

Halaman:

Editor: Moh Wahyu Hamijaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PN Sintang Dekatkan Layanan Lewat Mobil dan PRISMA

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:05 WIB

Pelajar Demak Jadikan AI Senjata Lawan Kriminalitas

Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:22 WIB

1.900 Pegawai Kemensos Terindikasi Judi Online

Kamis, 13 Agustus 2026 | 16:22 WIB

Lift Tebing Tiongkok Raih Rekor Dunia Guinness

Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:41 WIB

Anak Terseret Promosi Vape, Kemkomdigi Tegur YouTube

Selasa, 4 Agustus 2026 | 06:32 WIB
X