Jumat, 21 Agustus 2026

Bupati Kebumen Cek Bedah Rumah, Bantuan Menyasar 24 Warga

Photo Author
Haryanto Mega, KabarSatu.id
- Selasa, 11 Agustus 2026 | 04:55 WIB
Bupati Kebumen Lilis Nuryani berbincang dengan Aswadi (83), warga Kelurahan Panjer yang tinggal seorang diri, saat meninjau program bantuan bedah rumah, Selasa (4/8/2026). (KabarSatu.id/ foto: Istimewa)
Bupati Kebumen Lilis Nuryani berbincang dengan Aswadi (83), warga Kelurahan Panjer yang tinggal seorang diri, saat meninjau program bantuan bedah rumah, Selasa (4/8/2026). (KabarSatu.id/ foto: Istimewa)

KEBUMEN, KabarSatu.id - Bantuan bedah rumah di Kabupaten Kebumen tak hanya berhenti pada penyaluran material. Bupati Kebumen Lilis Nuryani turun langsung memastikan program tersebut benar-benar menyentuh warga yang membutuhkan.

Dilansir dari laman resmi Pemkab Kebumen, peninjauan dilakukan di tiga titik, yakni Kelurahan Panjer, Desa Ambalkebrek, dan Desa Ambalkliwonan.

Program tersebut menjadi gambaran kolaborasi sejumlah pihak dalam membantu masyarakat memiliki hunian yang lebih layak.

Di Kelurahan Panjer, bantuan bersumber dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kebumen. Sedangkan di Kecamatan Ambal, bantuan merupakan bagian dari program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).

Tinggal Sendiri di Usia 83 Tahun

Kunjungan pertama berlangsung di RT 02/RW 12, Kelurahan Panjer, Kecamatan Kebumen. Di lokasi tersebut, Lilis melihat langsung rumah milik Aswadi, warga berusia 83 tahun yang tinggal seorang diri.

Kondisi Aswadi menjadi salah satu pertimbangan dalam pemberian bantuan. Ia diketahui menderita katarak dan sudah kehilangan saudara kandungnya. Meski demikian, sejumlah keponakan tetap memberikan perhatian dan membantu memenuhi kebutuhan sehari-harinya.

Baca Juga: Polda Jateng Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Temanggung, 18,59 Gram Sabu Diamankan

Ketua BAZNAS Kabupaten Kebumen Mahmud Fauzi mengatakan, bantuan bedah rumah yang diberikan memiliki batas maksimal Rp20 juta. Namun, nilai tersebut bukan berarti seluruhnya harus dihabiskan apabila kebutuhan pembangunan dapat ditekan melalui gotong royong masyarakat.

“Insyaallah saya kira tidak sampai Rp20 juta sudah bisa rapi. Warga sini juga siap membantu tenaga. Pada prinsipnya nanti kami selesaikan,” kata Fauzi.

Menurutnya, keterlibatan warga menjadi bagian penting agar bantuan yang diberikan dapat menghasilkan rumah yang benar-benar layak ditempati.

Dalam kesempatan yang sama, Dinas Sosial Kabupaten Kebumen turut memberikan bantuan kebutuhan pokok kepada Aswadi. Paket tersebut terdiri atas 10 kilogram beras, 1 kilogram telur ayam, 1 liter minyak goreng, serta satu dus mi instan.

Dari Panjer, Berlanjut ke Ambal

Peninjauan kemudian berlanjut ke Kecamatan Ambal. Bupati melihat sejumlah rumah penerima BSPS di Desa Ambalkebrek dan Desa Ambalkliwonan.

Di Desa Ambalkebrek, lokasi yang dikunjungi antara lain rumah Saeful dan Walyono. Sementara di Desa Ambalkliwonan, Lilis meninjau rumah milik Mad Nuh yang telah selesai direnovasi.

Baca Juga: Nissan Bawa Fairlady Z ke Indonesia, Sang Legenda Hadir di GIIAS 2026

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub) Kabupaten Kebumen Slamet Mustolkhah menjelaskan, bantuan di Kecamatan Ambal mencakup 22 penerima.

Halaman:

Editor: Haryanto Mega

Tags

Artikel Terkait

Terkini

MUI Kota Probolinggo Dorong Jurnal Jadi Motor Literasi

Minggu, 16 Agustus 2026 | 12:39 WIB

Gempa M7,7 NTT Tewaskan 47 Warga, Ratusan Rumah Rusak

Minggu, 16 Agustus 2026 | 06:05 WIB
X