KUDUS | kabarjateng.id – Seorang pria berinisial S (46), warga Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak, ditemukan meninggal dunia di kamar kos yang ditempatinya di Desa Jati Kulon, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Selasa (28/7/2026).
Penemuan jenazah bermula dari bau menyengat yang tercium oleh warga sekitar.
Kapolsek Jati AKP Hadi Noor Cahyo mengatakan, seorang saksi yang sedang membersihkan halaman rumah kos mencurigai aroma tidak sedap yang berasal dari salah satu kamar.
Kecurigaan itu kemudian disampaikan kepada pemilik kos untuk dilakukan pengecekan.
Saat keduanya melihat ke dalam kamar melalui jendela, korban diketahui sudah tidak bernyawa. Kejadian tersebut selanjutnya dilaporkan ke pihak kepolisian.
Menerima laporan, personel Polsek Jati bersama Tim Inafis Polres Kudus, petugas kesehatan dari UPT Puskesmas Jati, serta relawan segera mendatangi lokasi.
Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), identifikasi korban, dan pemeriksaan awal terhadap jenazah.
Dari hasil pemeriksaan sementara, polisi memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
"Korban diduga telah meninggal beberapa waktu sebelum ditemukan. Pemeriksaan awal juga tidak menunjukkan adanya indikasi penganiayaan maupun tindak pidana," ujar AKP Hadi Noor Cahyo.
Selama proses olah TKP, petugas turut mengamankan sejumlah barang dari dalam kamar, termasuk beberapa jenis obat yang nantinya akan menjadi bagian dari pendalaman penyelidikan.
Keterangan saksi menyebutkan, korban terakhir kali terlihat pada Sabtu (25/7/2026) sore saat berbincang dengan pemilik kos mengenai pembayaran sewa kamar. Setelah percakapan tersebut, korban kembali masuk ke kamarnya dan tidak lagi terlihat.
Polisi juga memperoleh informasi bahwa korban sempat menghubungi seorang rekannya melalui telepon pada Minggu (26/7/2026) dini hari.
Namun panggilan itu tidak sempat diangkat. Rekan korban kemudian mencoba menghubungi kembali melalui pesan singkat, tetapi tidak mendapat balasan.
Setelah proses identifikasi selesai, kepolisian berkoordinasi dengan Polsek Karanganyar Polres Demak dan pemerintah desa setempat untuk menghubungi keluarga korban.
Jenazah kemudian dievakuasi ke RSUD dr. Loekmonohadi Kudus guna menjalani visum sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
Meski hasil pemeriksaan awal tidak menemukan unsur kekerasan, polisi menegaskan penyelidikan tetap dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.