Jumat, 21 Agustus 2026

Website Interaktif Limbangan Jadi Jalan Menuju Desa Mandiri

Photo Author
Moh Wahyu Hamijaya, KabarSatu.id
- Minggu, 16 Agustus 2026 | 07:21 WIB
Website Interaktif Limbangan Jadi Jalan Menuju Desa Mandiri. (KabarSatu.id/ dok. Unwahas)
Website Interaktif Limbangan Jadi Jalan Menuju Desa Mandiri. (KabarSatu.id/ dok. Unwahas)

Sektor pertanian dan perkebunan yang menjadi mata pencaharian utama masyarakat dapat diperkuat melalui penyebaran informasi mengenai praktik ramah lingkungan, pemanfaatan potensi lokal, serta pola hidup sehat.

Pendekatan tersebut membuat program tidak berhenti pada pembangunan sebuah laman internet. Teknologi ditempatkan sebagai jembatan untuk menghubungkan potensi desa, masyarakat, pemerintah, dan generasi muda.

Program ini sekaligus memiliki keterkaitan dengan SDGs Desa, khususnya pada aspek Desa Sehat, Desa Inovatif, dan Desa Berkelanjutan.

Dari sisi perguruan tinggi, kegiatan tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada dampak nyata.

Program juga sejalan dengan agenda penguatan pembangunan manusia dan transformasi digital serta pengembangan bidang sosial-humaniora dan teknologi informasi untuk pembangunan masyarakat.

Baca Juga: TNI Kerahkan Hercules dan KRI, Gempa NTT Telan 14 Korban

Kolaborasi Jadi Kunci

Pengembangan website interaktif melibatkan sejumlah pihak, mulai dari perguruan tinggi, pemerintah desa, Karang Taruna hingga masyarakat.

Dalam dokumentasi kegiatan, tampak Mustagfirin selaku ketua pengabdian bersama Arif Rifan R, Adityo Putro Prakoso, Agung Riyantomo, Hariyanto Arbi selaku Kasi Pelayanan Desa Limbangan, Annas sebagai mahasiswa, serta Yesi dari perwakilan Karang Taruna Desa Limbangan.

Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting agar sistem yang dibangun tidak berhenti setelah program pengabdian selesai.

Tim pelaksana menyampaikan apresiasi kepada Universitas Wahid Hasyim (UNWAHAS), LP2M UNWAHAS, Fakultas Teknik, Fakultas Hukum, serta Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi atas dukungan dan fasilitasi terhadap pelaksanaan kegiatan.

Apresiasi juga disampaikan kepada Pemerintah Desa Limbangan dan masyarakat setempat yang telah berpartisipasi serta mendukung kegiatan.

Ke depan, website interaktif diharapkan berkembang menjadi fondasi tata kelola informasi desa yang lebih transparan, partisipatif, dan adaptif.

Bagi Desa Limbangan, digitalisasi bukan sekadar soal memiliki website. Tantangan berikutnya adalah memastikan teknologi tersebut benar-benar hidup, dikelola oleh masyarakat, dan mampu mengubah informasi menjadi manfaat nyata bagi desa.

Halaman:

Editor: Moh Wahyu Hamijaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PN Sintang Dekatkan Layanan Lewat Mobil dan PRISMA

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:05 WIB

Pelajar Demak Jadikan AI Senjata Lawan Kriminalitas

Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:22 WIB

1.900 Pegawai Kemensos Terindikasi Judi Online

Kamis, 13 Agustus 2026 | 16:22 WIB

Lift Tebing Tiongkok Raih Rekor Dunia Guinness

Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:41 WIB

Anak Terseret Promosi Vape, Kemkomdigi Tegur YouTube

Selasa, 4 Agustus 2026 | 06:32 WIB
X