Kemudian 256 debitur memperoleh KPR-KPP dengan nilai sekitar Rp99 miliar.
Sementara itu, 136 debitur lainnya mendapatkan fasilitas kredit kendaraan bermotor dengan total plafon Rp4,77 miliar.
Seluruh pembiayaan tersebut disalurkan sepanjang Juli hingga Agustus 2026.
Bambang mengatakan, KUR menjadi salah satu instrumen untuk membantu pelaku usaha kecil meningkatkan kapasitas bisnis.
Sementara pembiayaan lainnya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, termasuk kepemilikan rumah dan kendaraan.
Di sisi lain, Bank Jateng mencatat penyaluran Kredit Program Perumahan (KPP) telah menembus sekitar Rp1 triliun.
Capaian tersebut disebut menjadi yang terbesar di antara BPD di Indonesia.
Baca Juga: Jaga Kepercayaan Publik, Polisi Demak Diminta Tinggalkan Judol dan Narkoba
Bank Jateng memperkirakan realisasi pembiayaan perumahan masih akan meningkat sekitar Rp500 miliar melalui penyaluran tahap selanjutnya.
Bambang menegaskan, Bank Jateng akan terus mengambil peran sebagai mitra pembangunan daerah dengan memperluas akses pembiayaan yang produktif dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Melalui Gebyar Fest 81, Bank Jateng tidak hanya merayakan momentum kemerdekaan, tetapi juga memperkuat kontribusinya dalam mendorong UMKM, perumahan, serta pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah.
Artikel Terkait
Penguatan Kurikulum PAUD, Disdik Semarang Bidik Kualitas Guru
Pirolisis Diuji di Semarang, Sampah TPA Jatibarang Jadi Taruhan
BRI Salatiga Buka Suara soal Dugaan Fraud, Oknum Pekerja Diproses Hukum dan PHK