Jumat, 21 Agustus 2026

PT Timah Kembali Beli Timah Rakyat, Berlaku Sementara

Photo Author
Moh Wahyu Hamijaya, KabarSatu.id
- Kamis, 20 Agustus 2026 | 05:05 WIB
Menko Yusril bersama sejumlah pejabat membahas solusi sementara pembelian timah rakyat di Bangka Belitung. (KabarSatu.id/ foto: istimewa)
Menko Yusril bersama sejumlah pejabat membahas solusi sementara pembelian timah rakyat di Bangka Belitung. (KabarSatu.id/ foto: istimewa)

Imbas Kericuhan Belitung Timur

Langkah pemerintah pusat ini diambil setelah kericuhan pecah di Belitung Timur pada 8 Agustus 2026.

Kericuhan bermula dari aksi masyarakat penambang pasir timah di kantor operasional PT Timah, Kecamatan Gantung.

Massa menuntut perusahaan kembali membeli pasir timah hasil tambang masyarakat setelah pembelian tersendat selama beberapa pekan.

Situasi kemudian memanas. Sejumlah barang dibakar hingga api merembet ke gedung unit PT Timah.

Mobil pemadam kebakaran yang datang untuk menangani kebakaran juga menjadi sasaran amukan massa.

Yusril menyebut persoalan pertambangan timah di Belitung Timur sebagai masalah serius yang membutuhkan penyelesaian segera.

"Pemerintah sangat serius memperhatikan perkembangan yang terjadi di daerah. Terjadinya insiden minggu lalu di Pulau Belitung hingga pembakaran kantor PT Timah," katanya.

Rapat yang berlangsung sekitar tiga jam itu menjadi forum pemerintah pusat dan daerah untuk mencari jalan keluar atas persoalan tersebut.

Yusril menegaskan pemerintah prihatin atas kejadian di Belitung dan berupaya menyatukan seluruh pihak untuk mencari solusi.

"Pemerintah sangat prihatin dengan persoalan ini dan bersatu mencari solusi terhadap masalah yang kita hadapi bersama," ujarnya.

Halaman:

Editor: Moh Wahyu Hamijaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PT Timah Kembali Beli Timah Rakyat, Berlaku Sementara

Kamis, 20 Agustus 2026 | 05:05 WIB

KSPSI dan UT Buka Jalan Buruh Raih Gelar Sarjana

Selasa, 11 Agustus 2026 | 14:37 WIB
X