Sam Poo Kong Jadi Simbol Keberagaman
Sementara itu, Ketua Umum Yayasan Bakti Keberagaman Indonesia (YBKI), Dra. Hj. Mulia Jayaputri, MPA, Psikolog, mengatakan pemilihan lokasi kegiatan bukan sekadar persoalan tempat, melainkan bagian dari pesan keberagaman yang ingin dibangun Bakti Indonesia.
Menurut Mulia, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk menyatukan berbagai elemen masyarakat dari lintas agama melalui aksi nyata di bidang kemanusiaan.
“Kegiatan ini menyatukan keberagaman dari semua agama yang ada di Indonesia. Ini merupakan bentuk penghormatan terhadap keberagaman sekaligus bentuk kemanusiaan dengan membantu dan berbagi, utamanya melalui program kesehatan gratis,” ujar Mulia saat menyambangi salah satu stan pemeriksaan kesehatan.
Sam Poo Kong, lanjutnya, menjadi lokasi keempat pelaksanaan Bakti Indonesia sepanjang tahun ini.
Baca Juga: Jateng dan Kaltim Sepakati 19 Kerja Sama, Potensi Ekonomi Tembus Rp20,2 Triliun
Sebelumnya, kegiatan serupa telah digelar di Masjid Istiqlal Jakarta, Gereja Katedral Jakarta dan Pura Besakih Bali.
“Sam Poo Kong ini menjadi lokasi keempat. Sebelumnya kami hadir di Masjid Istiqlal Jakarta, Gereja Katedral Jakarta dan Pura Besakih Bali,” jelasnya.
Untuk pelaksanaan Bakti Indonesia ke-5, YBKI merencanakan kawasan Borobudur, Magelang, sebagai lokasi berikutnya.
“Borobudur nantinya menjadi simbol keberagaman. Ini akan melengkapi perjalanan kami setelah hadir di berbagai tempat ibadah dan ruang keberagaman di Indonesia,” katanya.
Mulia menegaskan, penerima manfaat tidak dipilih secara sembarangan. Pihaknya berkoordinasi dengan berbagai instansi untuk memastikan layanan kesehatan dapat diterima masyarakat yang memang membutuhkan.
“Untuk kolaborasi penerima manfaat kesehatan gratis, kami berkomunikasi dengan instansi terkait, baik dinas maupun rumah sakit setempat, sehingga peserta yang datang memang masyarakat yang membutuhkan bantuan kesehatan gratis,” ujarnya.
Bukan Sekadar Pemeriksaan Kesehatan
Bakti Indonesia digagas oleh Mulia Jayaputri yang juga Ketua Umum YBKI. Gerakan tersebut dibangun di atas tiga nilai utama, yakni merawat cinta Tanah Air, menghadirkan aksi kemanusiaan dan menjaga keberagaman sebagai kekayaan bangsa.
Selama tiga hari di Sam Poo Kong, masyarakat tidak hanya mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis. Beragam layanan lain turut disediakan, mulai dari konsultasi psikologi, edukasi kesehatan, talkshow, hingga bazaar yang melibatkan dan mendukung UMKM setempat.
Kegiatan tersebut mendapat dukungan utama dari Siloam International (LIPPO Group), Pertamina Hulu Energi, Bank Mandiri dan Yayasan Rafi dan Ramy.
Dukungan juga datang dari sejumlah mitra korporasi seperti Zantob, Dulux dan Indofood. Dari unsur pemerintah dan lembaga, kontribusi diberikan antara lain oleh BAZNAS, Dinas Sosial Pemerintah Provinsi Jawa Tengah serta komunitas Kristiani.