Jumat, 21 Agustus 2026

Ahmad Luthfi Dorong Mahasiswa Jadi Mitra Strategis Pembangunan, Bukan Sekadar Agen Perubahan

Photo Author
Mualim Ks, KabarSatu.id
- Selasa, 28 Juli 2026 | 07:39 WIB
Gubernur Ahmad Luthfi menyapa mahasiswa
Gubernur Ahmad Luthfi menyapa mahasiswa

SEMARANG | kabarsatu.id – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengajak mahasiswa untuk mengambil peran yang lebih aktif dalam mendukung pembangunan daerah.

Menurutnya, mahasiswa tidak hanya berfungsi sebagai agen perubahan, tetapi juga harus menjadi mitra strategis pemerintah yang mampu memberikan solusi dan mengawal berbagai kebijakan demi kemajuan masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan saat membuka Musyawarah Nasional (Munas) XIX Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) di Politeknik Negeri Semarang (Polines), Senin (27/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung selama sepekan itu dihadiri ratusan delegasi BEM dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Ahmad Luthfi menilai peran mahasiswa sangat penting dalam menjawab tantangan pembangunan.

Selain menjalankan fungsi kontrol sosial, mahasiswa juga diharapkan mampu menyalurkan gagasan, inovasi, serta semangat idealisme untuk membantu menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi daerah.

"Pembangunan tidak dapat berjalan hanya mengandalkan pemerintah. Dibutuhkan kolaborasi dengan perguruan tinggi dan mahasiswa yang memiliki kapasitas intelektual untuk melahirkan berbagai terobosan," ujarnya.

Sebagai bentuk penguatan sinergi tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah menjalin kerja sama dengan 77 perguruan tinggi negeri maupun swasta.

Kolaborasi itu diwujudkan melalui berbagai program, seperti Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik, pengembangan hasil riset kampus agar dapat diterapkan di masyarakat, hingga pelibatan akademisi dalam penyusunan kebijakan pembangunan.

Menurut Luthfi, keberadaan mahasiswa merupakan aset penting yang dapat mendorong kemajuan daerah apabila potensi mereka dimanfaatkan secara optimal.

Ia juga menyoroti pentingnya menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten seiring meningkatnya investasi di Jawa Tengah.

Berdasarkan data pemerintah, realisasi investasi sepanjang 2025 mencapai Rp110 triliun dengan penyerapan hampir 450 ribu tenaga kerja.

Sementara pada semester pertama 2026, nilai investasi telah mencapai sekitar Rp48,5 triliun dan membuka lapangan pekerjaan bagi hampir 213 ribu orang.

Untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja tersebut, Pemprov Jawa Tengah terus memperkuat pendidikan vokasi melalui pengembangan SMK unggulan, politeknik, serta Balai Latihan Kerja (BLK).

Langkah ini diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang siap bersaing di dunia industri.
Acara pembukaan Munas XIX BEM SI juga dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan.

Halaman:

Editor: Mualim Ks

Tags

Terkini

PT Timah Kembali Beli Timah Rakyat, Berlaku Sementara

Kamis, 20 Agustus 2026 | 05:05 WIB

KSPSI dan UT Buka Jalan Buruh Raih Gelar Sarjana

Selasa, 11 Agustus 2026 | 14:37 WIB
X