DEMAK, KabarSatu.id - Kreativitas pelajar Kabupaten Demak dalam memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk menyampaikan pesan positif mendapat apresiasi melalui Lomba Konten Kreator Video AI Pelajar Demak bertema “Pelajar Demak Anti Kriminalitas”.
Dilansir KabarSatu.id dari kanal berita Pemkab Demak, tim CONTINUE#404 dari SMA Negeri 1 Demak berhasil meraih juara pertama melalui karya bertema “Anti Balap Liar”. Tim tersebut beranggotakan Rajwa Rafie Naufalandri, Azka Aulia F, dan Hayyik Nur Fitra.
Juara kedua diraih tim KICAU SMANDA dari SMA Negeri 2 Demak dengan karya “Anti Tawuran”. Sementara tim SUDIRA dari SMAN 1 Dempet menempati juara ketiga melalui karya bertema “Anti Pergaulan Bebas”.
Untuk kategori juara harapan, posisi pertama diraih tim KRIUKK dari SMK Garuda Nusantara Karangawen dengan tema “Anti Tawuran”.
Juara harapan kedua diraih tim TRIEL dari SMK NU Raudlatul Ulum dengan tema “Anti Judi”. Sedangkan juara harapan ketiga diraih tim MANU DEMAK IDOLAKU #1 dari MA NU Demak melalui tema “Anti Hoaks”.
Lomba tersebut diikuti 97 tim dengan total 291 pelajar dari berbagai sekolah di Kabupaten Demak.
Baca Juga: 19 Kasus CTEV di Demak Jadi Perhatian, Bhabinkamtibmas Diperintahkan Aktif Melakukan Tracing
AI Bukan Sekadar Teknologi
Kapolres Demak AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra mengatakan perkembangan AI perlu diimbangi dengan kemampuan literasi digital, kreativitas, etika, dan tanggung jawab.
“AI tidak cukup dipandang hanya sebagai kemajuan teknologi, tetapi perlu diarahkan menjadi instrumen strategis untuk memperkuat pendidikan, literasi digital, pencegahan kriminalitas, serta pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat,” kata Samel.
Menurutnya, pemanfaatan AI dalam lomba menjadi cara untuk membangun komunikasi yang lebih dekat dengan generasi muda. Pesan mengenai keamanan dan ketertiban masyarakat dikemas melalui media yang sesuai dengan perkembangan teknologi dan karakter pelajar.
Polres Demak juga telah menyiapkan sejumlah personel kompeten dan tersertifikasi sebagai trainer AI. Pelatihan pemanfaatan AI telah diberikan di sejumlah sekolah di Kabupaten Demak.
Baca Juga: PAN Gresik Didorong Perkuat Suara dan Kursi Jelang Pemilu 2029
Konten Digital Punya Pengaruh Besar
Para peserta didorong mengangkat berbagai persoalan yang dekat dengan kehidupan pelajar, mulai dari tawuran, perundungan, narkoba, judi online, kekerasan, balap liar hingga penyebaran hoaks.
Samel menilai konten digital memiliki pengaruh besar terhadap persepsi dan perilaku masyarakat, khususnya generasi muda.
“Di ruang digital saat ini, sebuah konten tidak sekadar menjadi sarana hiburan, tetapi mampu membentuk persepsi, memengaruhi sikap, bahkan mendorong perilaku,” ujarnya.