Jumat, 21 Agustus 2026

Tim Cara’de BEM KMF TP UH Latih Warga Tinggimae Kuasai Pemasaran Digital

Photo Author
Mualim Ks, KabarSatu.id
- Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:47 WIB
Tim Cara’de BEM KMF TP UH Latih Warga Tinggimae Kuasai Pemasaran Digital
Tim Cara’de BEM KMF TP UH Latih Warga Tinggimae Kuasai Pemasaran Digital

Konten yang baik, menurut materi yang disampaikan, tidak semata-mata memperlihatkan barang atau jasa yang ditawarkan, tetapi juga harus mampu menjelaskan manfaat serta pengalaman yang akan diperoleh konsumen.

Media sosial dinilai dapat difungsikan sebagai etalase digital.

Melalui pengelolaan yang tepat, calon pelanggan dapat diarahkan melalui beberapa tahapan, yakni mengenal produk, membangun kepercayaan, kemudian tertarik untuk melakukan pembelian.

Dalam kesempatan tersebut, Kholis mengingatkan peserta agar tidak hanya berfokus membuat masyarakat melihat produk.

“Jangan hanya membuat orang melihat produk, tetapi buat mereka merasakan manfaatnya dan membayangkan pengalaman saat memilikinya.”

Peserta juga diperkenalkan dengan prinsip “mulai kecil, konsisten, ukur” dalam menjalankan pemasaran melalui platform digital. Artinya, pelaku usaha tidak perlu langsung menggunakan seluruh media sosial. Mereka dapat memilih satu atau dua platform yang paling sesuai dengan karakter calon konsumennya.

Baca Juga: MBG di Papua Terkendala Bahan Pangan, Ikan Laut Diminta Masuk Menu

Langkah selanjutnya dilakukan secara bertahap.

Peserta diarahkan untuk membenahi profil akun, menyediakan foto produk yang memadai, membuat konten informatif, menampilkan testimoni, memanfaatkan fitur story, menyertakan ajakan bertindak atau call to action (CTA), serta memantau respons pengguna melalui interaksi dan fitur insight.

Pelatihan tersebut diharapkan tidak berhenti pada pemahaman teori.

Peserta didorong untuk langsung mempraktikkan strategi yang diperoleh guna membantu memasarkan produk, memperkenalkan kegiatan, sekaligus mengangkat potensi yang dimiliki Desa Tinggimae.

Tim Cara’de BEM KMF TP UH berharap kegiatan Cara’de Pabuloang dapat meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menghadapi perkembangan teknologi digital.

Media sosial diharapkan tidak hanya digunakan sebagai sarana komunikasi, tetapi juga menjadi ruang produktif untuk membangun citra produk, memperluas jaringan pemasaran, dan meningkatkan nilai ekonomi potensi desa.

Halaman:

Editor: Mualim Ks

Tags

Artikel Terkait

Terkini

MUI Kota Probolinggo Dorong Jurnal Jadi Motor Literasi

Minggu, 16 Agustus 2026 | 12:39 WIB

Gempa M7,7 NTT Tewaskan 47 Warga, Ratusan Rumah Rusak

Minggu, 16 Agustus 2026 | 06:05 WIB
X