Polda Jatim juga membawa dua unit dapur lapangan dan dua unit kendaraan water treatment.
Fasilitas tersebut memiliki fungsi berbeda, tetapi sama-sama diarahkan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
Dapur lapangan dapat digunakan untuk menyiapkan makanan bagi warga terdampak, sedangkan kendaraan water treatment dimanfaatkan untuk mendukung penyediaan air bersih.
Abast menegaskan, bantuan untuk NTT akan diberikan secara bertahap.
Baca Juga: Paskibraka Batang Bentuk Angka 81, Perdana di Alun-Alun
Polda Jatim akan mengevaluasi kondisi di lapangan sehingga bantuan selanjutnya dapat disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.
“Evaluasi akan terus dilakukan agar bantuan yang diberikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan warga di Nusa Tenggara Timur,” katanya.
Ia juga menyampaikan penghargaan kepada semua pihak yang ikut mendukung proses pengumpulan, persiapan, pengangkutan hingga penyaluran bantuan.
Menurutnya, kecepatan dan ketepatan distribusi menjadi hal penting dalam misi kemanusiaan tersebut.
Bantuan diharapkan dapat segera diterima oleh warga yang paling membutuhkan.
“Yang terpenting bantuan bisa segera sampai, tepat sasaran, dan memberikan manfaat bagi masyarakat terdampak,” pungkas Abast.
Artikel Terkait
Gara-gara Cemburu, Pelajar SMK di Kebumen Jadi Tersangka Penganiayaan Teman
iPhone 18 Pro Mengintip, Ini Prediksi Jadwal Rilis 2026
PAN Gresik Didorong Perkuat Suara dan Kursi Jelang Pemilu 2029