kabar-niaga

Trans Semarang Tak Berhenti di Penghargaan, Kini Tancap Gas Modernisasi Armada dan Bus Listrik

Selasa, 4 Agustus 2026 | 12:06 WIB
Ketua Komisi C DPRD Kota Semarang, Rukiyanto (kiri) dan Kepala BLU Trans Semarang, Haris Setyo Yunanto (kanan) usai sidak mengunjungi Garasi Koridor VI. (KabarSatu.id/ dokumentasi BLU Trans Semarang)

"Kami ingin masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya. Penghargaan ini harus tercermin pada ketepatan layanan, kenyamanan, keselamatan, hingga kualitas armada yang digunakan setiap hari," katanya.

Baca Juga: Malam Tugu Muda Kini Bersinar, Air Mancur Menari Jadi Ikon Wisata Baru Kota Semarang yang Memikat

Benahi Ketepatan Waktu dan Kepadatan Penumpang

BLU Trans Semarang juga mengakui masih terdapat sejumlah tantangan, terutama pada jam sibuk ketika kepadatan penumpang meningkat.

Untuk mengatasinya, pengaturan headway atau jarak keberangkatan bus terus dioptimalkan, khususnya pada pukul 06.00–07.30 WIB dan sore hari.

Selain menyelesaikan sisa program peremajaan armada, BLU Trans Semarang juga sedang mengkaji penambahan maupun aktivasi kembali sejumlah rute potensial, termasuk menuju kawasan pusat perbelanjaan dan destinasi wisata agar jangkauan pelayanan semakin luas.

Bus Listrik dan Pelacakan Real-Time

Ke depan, modernisasi Trans Semarang akan difokuskan pada penguatan transportasi hijau.

Sebanyak 27 unit bus besar bertenaga listrik dipersiapkan untuk diintegrasikan secara bertahap ke dalam layanan Trans Semarang guna menekan emisi karbon perkotaan.

Selain itu, aplikasi resmi Trans Semarang juga akan terus dikembangkan agar mampu menghadirkan pelacakan posisi bus secara real-time, sehingga masyarakat dapat mengetahui kedatangan armada dengan lebih akurat.

Fasilitas khusus penyandang disabilitas juga terus diperkuat melalui penyediaan ruang kursi roda di seluruh bus baru serta pembangunan fasilitas pemandu visual di halte-halte utama.

Baca Juga: Taj Yasin Luncurkan PAUD EMAS, Pemprov Jateng Perkuat Pendidikan Anak Sejak Usia Dini

Warga Beralih ke Transportasi Umum

Pasca penghargaan nasional, BLU Trans Semarang menargetkan meningkatnya jumlah masyarakat yang meninggalkan kendaraan pribadi dan beralih menggunakan transportasi umum.

Target tersebut didukung dengan penguatan integrasi antara koridor utama BRT dan layanan feeder, sekaligus mempertahankan tarif yang tetap terjangkau, yakni Rp3.500 untuk penumpang umum, Rp1.000 bagi pelajar, lansia, dan penyandang disabilitas, serta gratis bagi pelajar dan mahasiswa ber-KTP Kota Semarang.

Menutup wawancara khusus bersama KabarSatu.id, Haris mengajak masyarakat ikut menjadi bagian dari perubahan budaya transportasi di Kota Semarang.

"Transportasi publik yang modern, aman, dan nyaman tidak akan berjalan maksimal tanpa partisipasi masyarakat. Mari jadikan Trans Semarang sebagai pilihan utama mobilitas harian. Dengan menggunakan transportasi massal, kita bersama mengurangi kemacetan, menekan polusi udara, dan mewujudkan Semarang yang lebih berkelanjutan serta ramah bagi semua generasi," tutup Haris.

 

Halaman:

Tags

Terkini