Ia menilai pelatihan hidroponik memberikan manfaat besar karena warga memperoleh pengetahuan baru yang dapat diterapkan di lingkungan rumah maupun kelompok.
Ia juga mengapresiasi bantuan instalasi hidroponik dengan kapasitas sekitar 1.300 lubang tanam yang diberikan dalam program tersebut.
Fasilitas itu diharapkan mampu menjadi langkah awal bagi warga untuk mengembangkan usaha pertanian perkotaan.
Dengan adanya pelatihan dan pendampingan tersebut, masyarakat Sampangan diharapkan mampu membangun sistem usaha berbasis hidroponik yang terintegrasi, mulai dari produksi hingga pemasaran.
Kolaborasi berbagai pihak menjadi kunci agar program pemberdayaan ini dapat memberikan manfaat ekonomi jangka panjang bagi warga.