Sedangkan untuk Tenda C berukuran 20x60 meter disiapkan bagi dzurriyah Pondok Pesantren Tambakberas Jombang.
Namun, konsep venue tidak berhenti pada kebutuhan protokoler. Panitia juga menyiapkan wajah baru kawasan tersebut agar lebih menarik bagi masyarakat.
“Yang menarik, di tempat ini kami bikin suasana yang instagramable, serta banyak tempat untuk mengambil spot foto. Gatenya juga keren, akan ada videotron panjang di depan Lapangan Untung Suropati,” kata Helmy.
Mulai 21 Agustus, kawasan venue akan dipoles dengan pencahayaan dan dekorasi. Area yang sebelumnya minim penerangan akan dibuat lebih terang dan semarak.
Fasilitas pendukung lainnya juga disiapkan, termasuk holding Presiden, VIP Presiden, mushola darurat serta toilet portable yang dilengkapi pendingin ruangan.
Baca Juga: Tito Karnavian Puji Penanganan Gempa di Sikka, Data Pengungsi Dinilai Lengkap
Warga Bisa Ikut Menyaksikan
Muktamar ke-35 NU juga tidak hanya dipersiapkan untuk peserta dan tamu undangan.
Panitia lokal menyediakan sejumlah titik nonton bareng (nobar) bagi masyarakat yang ingin menyaksikan pembukaan.
Videotron juga disiapkan di sekitar Gedung Tsanawiyah Bahrul Ulum dan sejumlah titik di sepanjang jalan raya.
Dengan persiapan yang terus dikebut, Pemkab Jombang bersama panitia lokal menargetkan pembukaan Muktamar ke-35 NU berlangsung tertib, aman dan nyaman.
Artikel Terkait
Tari Kelana Lengger Banyumasan Memukau di Istana Merdeka di HUT ke-81 RI