Data tersebut menjadi salah satu dasar untuk memperluas penelusuran di masyarakat.
Bhabinkamtibmas bersama tenaga kesehatan diharapkan mampu menemukan anak dengan dugaan CTEV yang belum tercatat sehingga dapat segera memperoleh pemeriksaan.
Apabila hasil skrining menunjukkan indikasi CTEV, pasien akan dirujuk ke fasilitas kesehatan lanjutan untuk mendapatkan pemeriksaan serta diagnosis dari dokter spesialis ortopedi.
Program ini didukung RS 'Aisyiyah Kudus, RS PKU Aisyiyah Jepara, RS Roemani Muhammadiyah Semarang dan RS Nasional Diponegoro.
Pasien yang memenuhi kriteria juga dapat memperoleh sepatu khusus Dennis Brown secara gratis.
Melalui penelusuran aktif hingga tingkat desa, Polres Demak berharap kasus CTEV dapat ditemukan lebih cepat dan anak-anak yang membutuhkan penanganan segera mendapatkan layanan medis yang sesuai.