Jika diperlukan, pasien akan dievakuasi dan dirujuk ke rumah sakit terdekat.
Perhatian khusus diberikan kepada kelompok rentan, termasuk ibu hamil yang mendekati waktu persalinan.
Kapolri juga mengakui bahwa distribusi bantuan masih menghadapi kendala di sejumlah daerah akibat kondisi akses dan jalur transportasi.
Namun, berbagai alternatif terus disiapkan agar kebutuhan warga dapat segera terpenuhi.
“Kami terus melakukan evaluasi dan menyiapkan berbagai alternatif supaya bantuan bisa segera sampai kepada masyarakat yang membutuhkan,” ungkapnya.
Sigit menegaskan Polri tidak bekerja sendiri dalam menangani bencana tersebut.
Sinergi dengan TNI, BNPB, pemerintah daerah dan unsur terkait akan terus diperkuat untuk mempercepat proses penanganan hingga pemulihan.
“Kami akan terus membersamai masyarakat dalam menghadapi masa-masa sulit ini,” pungkas Kapolri.
Ia berharap situasi di NTT segera membaik sehingga warga yang terdampak dapat kembali ke rumah dan menjalankan aktivitas secara normal setelah kondisi dinyatakan aman.