Meski demikian, koordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota terus dilakukan untuk mengidentifikasi sekolah lain yang membutuhkan perhatian.
Ia menjelaskan pembangunan kembali SD Ketanggirejo telah dimulai sejak 25 Juli 2026.
Sementara itu, SDN 03 Sendangmulyo telah menerima bantuan awal Rp50 juta dan tidak menutup kemungkinan memperoleh tambahan anggaran apabila diperlukan.
Menurut Sadimin, meski pengelolaan SD dan SMP merupakan kewenangan pemerintah kabupaten dan kota, Pemprov Jawa Tengah tetap akan memberikan dukungan bagi sekolah yang mengalami kerusakan berat.
Bantuan dapat berasal dari anggaran efisiensi, pemerintah pusat, maupun Unit Pengumpul Zakat (UPZ) agar proses perbaikan berjalan lebih cepat dan kegiatan belajar mengajar tidak terganggu.
Artikel Terkait
Kejari Salatiga Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan Gratis, Ratusan Warga Serbu Halaman Kantor