inspirasi-daerah

PAD Kebumen Tembus Rp330,7 Miliar hingga Juli 2026

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:38 WIB
Bupati Kebumen Lilis Nuryani. (KabarSatu.id/ foto: istimewa)

KEBUMEN, KabarSatu.id - Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Kebumen mencapai Rp330,70 miliar hingga 31 Juli 2026. Angka itu setara 56,67 persen dari target PAD tahun ini sebesar Rp583,54 miliar.

Dilansir dari portal berita resmi Pemkab Kebumen, capaian tersebut menjadi salah satu sorotan dalam puncak Gebyar Pajak Daerah 2026 sekaligus Monitoring dan Evaluasi Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD) yang digelar di Pendopo Kabumian, Senin (10/8/2026).

Di tengah dorongan meningkatkan kemandirian fiskal daerah, Pemerintah Kabupaten Kebumen menilai kepatuhan masyarakat membayar pajak menjadi salah satu penopang penting pembangunan.

Bupati Kebumen Lilis Nuryani mengatakan pajak tidak semestinya hanya dipandang sebagai kewajiban masyarakat. Menurutnya, pajak merupakan bentuk gotong royong yang manfaatnya kembali kepada masyarakat melalui berbagai program pembangunan.

“Kalau mendengar kata pajak, sering kali yang terbayang adalah kewajiban. Padahal sesungguhnya pajak adalah bentuk gotong royong kita membangun Kebumen,” ujar Lilis.

Ia menyebut pembangunan jalan dan jembatan, pelayanan kesehatan, pendidikan, irigasi hingga penerangan jalan membutuhkan dukungan penerimaan pajak daerah.

Pajak Daerah Capai Rp142,28 Miliar

Dalam APBD 2026, total pendapatan daerah Kebumen ditetapkan sebesar Rp2,91 triliun. Dari angka tersebut, pajak daerah ditargetkan memberikan kontribusi sekitar 40 persen terhadap PAD atau sebesar Rp238,53 miliar.

Hingga akhir Juli, realisasi pajak daerah telah mencapai Rp142,28 miliar atau 59,65 persen dari target.

Dua sektor menjadi penopang utama. PBB-P2 terealisasi Rp42,29 miliar dari target Rp57,5 miliar atau 73,55 persen. Sementara PBJT tenaga listrik mencapai Rp29,90 miliar dari target Rp45,25 miliar atau 66,09 persen.

Kinerja tersebut melanjutkan tren positif penerimaan pajak daerah Kebumen dalam lima tahun terakhir. Realisasi tercatat Rp121,7 miliar pada 2021, naik menjadi Rp129,8 miliar pada 2022, Rp137,2 miliar pada 2023, dan Rp139,4 miliar pada 2024.

Lonjakan terjadi pada 2025 dengan penerimaan pajak daerah mencapai Rp222,7 miliar.

Baca Juga: Polres Semarang Ajarkan 188 Pelajar Cara Cerdas Menggunakan Teknologi AI

PBB-P2 Masih Jadi Perhatian

Untuk PBB-P2, Pemkab Kebumen mencatat terdapat 879.555 objek pajak dengan perolehan sekitar Rp41,1 miliar hingga periode evaluasi.

Kecamatan Padureso menjadi satu-satunya wilayah yang telah mencapai pelunasan 100 persen.

Dari total 460 desa di Kabupaten Kebumen, sebanyak 107 desa juga telah berstatus lunas 100 persen. Sementara 353 desa lainnya masih dalam proses percepatan pelunasan.

Halaman:

Tags

Terkini

MUI Kota Probolinggo Dorong Jurnal Jadi Motor Literasi

Minggu, 16 Agustus 2026 | 12:39 WIB

Gempa M7,7 NTT Tewaskan 47 Warga, Ratusan Rumah Rusak

Minggu, 16 Agustus 2026 | 06:05 WIB