Pada periode kepengurusan 2026–2031, IWAPI Jawa Tengah akan memprioritaskan pembentukan kepengurusan hingga tingkat kecamatan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta mempercepat transformasi digital bagi pelaku usaha perempuan melalui berbagai pelatihan dan pengembangan pemasaran berbasis teknologi.
"Kami ingin para anggota mampu meningkatkan daya saing usahanya serta lebih siap menghadapi perkembangan dunia digital," kata Ning.
Ketua Umum DPP IWAPI Nita Yudi menambahkan, transformasi digital masih menjadi tantangan utama yang dihadapi banyak pelaku UMKM perempuan.
Untuk menjawab tantangan tersebut, IWAPI menghadirkan platform IWAPI Digital sebagai media informasi organisasi sekaligus sarana memperluas jejaring usaha.
Saat ini IWAPI memiliki lebih dari 40 ribu anggota yang tersebar di 38 provinsi dan 259 kabupaten/kota di Indonesia.
Organisasi tersebut juga terus memperkuat kerja sama internasional guna membuka peluang pasar ekspor bagi para pengusaha perempuan.
"Harapan kami, semakin banyak perempuan pelaku UMKM yang mampu naik kelas dan memiliki daya saing, baik di tingkat nasional maupun global," ujar Nita.