Ia berharap agenda tersebut terus berlanjut dan kembali mempertemukan komunitas sepeda lipat dari berbagai daerah.
“Pesannya supaya dilanjutkan lagi. Mudah-mudahan ke depan ada lagi supaya bisa ikut lagi,” katanya.
Baca Juga: Gempa M7,7 NTT Tewaskan 47 Warga, Ratusan Rumah Rusak
M112 Jadi Pintu ke M113
Ketua Panitia M112, Arif Tri Sastyawan menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah datang dan mengikuti kegiatan hingga selesai.
Menurutnya, M112 menjadi bagian dari upaya memperkenalkan Malang sebagai kota wisata sekaligus kota pendidikan.
“Kami menyampaikan amanah dari Bapak Wali Kota Malang, mengucapkan terima kasih dan selamat datang, selamat menikmati Kota Malang, kota yang indah, kota pariwisata, kota pendidikan,” ujar Arif.
Ia pun mengajak peserta kembali ke Malang dalam gelaran M-Series berikutnya.
“Harapan kami ke depan ketika ada event M-Series, M113 tahun depan, kami harapkan Om Tante bisa hadir semua. Kami tunggu di Malang,” katanya.
Setelah menyelesaikan rute dan kembali ke Malang City Point, peserta masih disuguhi sejumlah agenda. Mulai dari pembagian hadiah hingga hiburan dan doorprize.
“Jangan pulang dulu, masih ada doorprize dan tentunya masih ada bintang tamu yang akan menghibur kita pada hari ini,” tutur Arif.
Panitia juga menyampaikan permohonan maaf atas berbagai kekurangan selama pelaksanaan M112. Evaluasi akan dilakukan untuk memperbaiki penyelenggaraan M-Series berikutnya.
“Om Tante semuanya adalah M-family dari M-Series Kota Malang,” ucap Arif.
Baca Juga: DPR Dorong Evakuasi dan Bantuan untuk Korban Gempa NTT
60 Persen Peserta Datang dari Luar Malang
Sementara itu, Ketua Ngalam Folding Bike, Misbahul Munir menyebut sekitar 60 persen peserta M112 berasal dari luar Kota Malang.
Mereka datang dari berbagai daerah, di antaranya Surabaya, Yogyakarta, Bandung hingga Banjarmasin.