SEMARANG | kabarsatu.id – Kepengurusan baru Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Jawa Tengah periode 2026–2030 resmi dikukuhkan di Wisma Perdamaian, Semarang, Sabtu (1/8/2026).
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi berharap kepengurusan tersebut mampu menghidupkan kembali prestasi tenis meja yang pernah menjadi kebanggaan provinsi ini.
Dalam arahannya, Luthfi menegaskan bahwa tugas pengurus bukan sekadar menjalankan roda organisasi, tetapi juga membangun sistem pembinaan atlet yang terarah hingga mampu mencetak prestasi di berbagai kejuaraan.
Menurutnya, seluruh pengurus PTMSI di 35 kabupaten/kota harus memiliki visi yang sama dalam membangun prestasi olahraga.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, kata dia, siap memberikan apresiasi kepada atlet yang berhasil mengharumkan nama daerah.
"Pembinaan harus dilakukan secara serius dan berkesinambungan. Prestasi atlet menjadi ukuran keberhasilan organisasi," ujarnya.
Luthfi mengingatkan bahwa Jawa Tengah memiliki sejarah panjang dalam cabang olahraga tenis meja.
Sejumlah atlet daerah pernah mengukir prestasi di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) hingga memperkuat tim nasional Indonesia pada kompetisi internasional.
Ia menilai modal tersebut harus dijadikan semangat untuk melahirkan generasi baru atlet tenis meja yang mampu bersaing di level nasional maupun internasional.
Optimisme itu diperkuat dengan munculnya atlet-atlet muda berbakat, termasuk Citra Rasmi yang sukses meraih tiga medali emas pada Popnas XVII Tahun 2025.
Selain itu, tingginya partisipasi atlet pada Kejuaraan Gubernur Jateng Cup 2025 menunjukkan pembinaan di klub-klub daerah masih berjalan dengan baik.
Gubernur juga mendorong PTMSI menghadirkan lebih banyak turnamen dan kegiatan yang melibatkan masyarakat.
Menurutnya, tenis meja memiliki peluang besar menjadi olahraga yang digemari berbagai kalangan apabila dikemas secara menarik dan berkelanjutan.
Di sisi lain, Ketua Pengprov PTMSI Jawa Tengah Lukas Arry Dwiko Utomo menyampaikan komitmennya membangun organisasi yang lebih profesional, transparan, dan berorientasi pada prestasi.
Seluruh potensi yang dimiliki daerah akan dioptimalkan melalui sinergi antara pengurus, klub, pelatih, atlet, dan pemerintah.
Artikel Terkait
Peringati HUT RI ke-81, Rutan Salatiga Gelar Lomba Karaoke untuk Bangun Semangat Warga Binaan