kabar-olahraga

11 Ribu Pesilat dari Lima Negara Ramaikan Muktamar Tapak Suci di Semarang

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 18:58 WIB
Pembukaan Muktamar XVI Tapak Suci Putera Muhammadiyah di Kota Semarang (Kabarsatu.id / Humas Jateng)

Sementara itu, Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir menekankan pentingnya keseimbangan antara pembentukan fisik, mental, dan spiritual dalam pendidikan bela diri.

Menurut Haedar, seorang pendekar tidak cukup hanya memiliki kemampuan fisik.

Latihan juga harus membentuk keberanian, akhlak, serta komitmen untuk membela kebenaran dan kepentingan masyarakat.

“Tapak Suci bersama seluruh kelompok bela diri di Indonesia melatih fisik untuk membentuk jiwa kesatria, jiwa futuwwah, yang selalu berdiri tegak di atas kebenaran, kebaikan, dan keluhuran, serta membela kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara,” kata Haedar.

Ia mengaitkan konsep tersebut dengan pesan dalam lagu kebangsaan Indonesia Raya, yakni pembangunan manusia yang harus mencakup aspek jiwa dan raga.

Baca Juga: Unwahas Perluas Jejaring Global, Dosen Ikuti Pelatihan Kebencanaan di India

Haedar turut menyampaikan penghargaan atas dukungan Pemprov Jawa Tengah dan Pemkot Semarang terhadap penyelenggaraan Muktamar XVI Tapak Suci.

Menurutnya, kolaborasi antara Muhammadiyah dan pemerintah perlu terus diperkuat demi memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

Dalam acara tersebut, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo juga hadir.

Kapolri mendapatkan penghargaan sebagai anggota kehormatan Tapak Suci Putera Muhammadiyah.

Listyo Sigit mengatakan hubungan antara Polri dan Tapak Suci dapat dikembangkan melalui berbagai bentuk kerja sama, khususnya dalam pembinaan generasi muda.

Ia membuka peluang adanya pengembangan kegiatan latihan Tapak Suci di lingkungan kepolisian maupun program kolaboratif lainnya.

Upaya tersebut dinilai dapat menjadi bagian dari langkah bersama dalam menjaga generasi muda dari berbagai pengaruh negatif.

“Kita bersama-sama menjaga kesejukan melalui cooling system, serta menjaga agar masyarakat dan generasi muda tidak terpengaruh disinformasi dan misinformasi, terjerumus dalam bahaya narkoba dan judi daring,” ujarnya.

Menurutnya, nilai yang melekat pada seorang pendekar, seperti keberanian membela kebenaran dan melindungi pihak yang membutuhkan, memiliki kesesuaian dengan tugas kepolisian dalam memberikan perlindungan serta pelayanan kepada masyarakat.

Halaman:

Tags

Terkini

Cabor Porprov 2026 di Demak Siap Digelar, Ini Venuenya

Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:11 WIB